Senin, 01 April 2013

MAUKAH NENG JADI PACAR SAYA?




LELAKI : Assalamu'alaikum Neng.
WANITA : Wa'alaikumsalam Mas.

LELAKI : Bagaimanakah kabar Neng hari ini?
WANITA : Alhamdulillah baik.

LELAKI : By the way, boleh tanya nggak nih?
WANITA : Tentu boleh. Silakan mau tanya apa?

LELAKI : Neng kok cantik banget sih? Emang udah ada yang punya belum?
WANITA : Saya sudah dimiliki Allah. Milik Ibu dan Ayah juga.

LELAKI : Hmmm, maksud saya bukan itu Neng.
WANITA : Oh bukan ya. Emang apa maksud Mas?

LELAKI : Langsung aja deh. Neng udah punya PACAR belum nih?
WANITA : Alhamdulillah belum.

LELAKI : Alhamdulillah kalau gitu. Berarti saya masih punya kesempatan dan peluang.
WANITA : Maksud Mas?

LELAKI : Mau nggak jadi pacar saya?
WANITA : Boleh. Saya mau saja lah.

LELAKI : Alhamdulillah, akhirnya...!!!
WANITA : Tapi ada syaratnya lho Mas.

LELAKI : Hmm gitu ya. Emang apa aja syaratnya Neng?
WANITA : Kesatu Mas harus taat Agama. Kedua Mas nggak boleh dekat-dekat dengan aku. Ketiga Mas nggak boleh nyentuh saya walau seujung rambutpun. Keempat Mas nggak boleh ajak saya keluar kecuali ada pendamping dari keluargaku. Kelima kita ketemunya di rumah aku saja dengan ditemani Ayah Ibuku atau saudaraku.

LELAKI : Haaah? Saya harus penuhi syarat itu semua? Nggak boleh nawar ta Neng?
WANITA : InsyaAllah itu harga mati dan nggak bisa ditawar-tawar lagi. Gimana Mas sanggup?

LELAKI : (Cuma melongo seakan nggak percaya. Sesaat kemudian kamu pamit pergi tanpa mengejar kata-kataku lagi

Wanita tersebut tersenyum penuh kemenangan. :)

Andai saja banyak wanita yang bisa bersikap seperti itu.
Tapi kami yakin masih banyak wanita yang bisa bersikap demikian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar